Tampilkan postingan dengan label deforestation and forest degradation (REDD). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label deforestation and forest degradation (REDD). Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 November 2010

Taman Nasional Zamrud dan Spirit Pelestarian Hutan


|Laju kerusakan hutan| di tanah air beberapa dekade terakhir sungguh sangat memprihatinkan. Akibatnya, Indonesia mengalami kerugian material dan nonmaterial yang sangat besar, baik berupa rusaknya kekayaan hayati yang terdapat di dalam hutan maupun bencana alam yang menimbulkan korban jiwa.
Riau sebagai salah satu daerah yang memiliki kawasan hutan sangat luas juga mengalami hal yang serupa. Aktivitas illegal logging telah menghancurkan sebagian besar kawasan hutan di Riau, bahkan kawasan yang berstatus taman nasional sekalipun. Ironisnya, banyak pemerintah daerah yang kurang peduli dengan kondisi ini.

Di tengah keprihatinan kita akan ancaman kerusakan hutan ini, muncul sebuah upaya untuk kembali memperbaiki kondisi hutan alam yang rusak tersebut. Adalah Pemerintah Kabupaten Siak yang kini secara serius mencoba mengoptimalkan pengembangan Taman Nasional Zamrud (TNZ). Sebuah kawasan seluas 38.500 hektar di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak yang memiliki potensi keindahan alam dengan berbagai sumber daya hayati dan ekosistem unik yang bisa dimanfaatkan bagi kemakmuran rakyat.

Menurut Bupati Siak Arwin AS, timbulnya ide mengembangkan TNZ berawal dari rasa prihatin karena tidak terurusnya kawasan suaka margawatwa Danau Pulau Besar dan Danau Pulau Bawah. Di kawasan konservasi seluas 25.000 hektar itu terjadi perambahan hutan, penebangan liar, penangkapan ikan dan kebakaran hutan dan lahan. Padahal di dalam lokasi itu terdapat keunikan ekosistem rawa gambut dengan berbagai keanekaragaman jenis flora dan fauna.

Pada tahun 2002 Menteri Lingkungan Hidup masa itu, Nabiel Makarim menganjurkan agar Pemkab Siak menjadikan kawasan sebagai Taman Nasional. Salah satu jalannya adalah merangkul seluruh pihak agar kawasan itu tetap lestari dan terjaga. Anjuran ini kemudian dilakukan Pemkab Siak dan menuai hasil dengan diperolehnya kawasan seluas 38.500 hektar untuk dijadikan Taman Nasional Zamrud.

Upaya keras yang dilakukan Pemkab Siak ini tentu saja pantas mendapat acungan jempol sekaligus dukungan serius dari seluruh stake holder. Pengembangan Taman Nasional Zamrud harus terus berjalan karena akan menjadi sebuah spirit dan motivasi bagi daerah-daerah lain untuk melakukan hal yang serupa.

Pemerintah provinsi, perusahaan-perusahan besar yang beroperasi di daerah ini, kalangan kampus, aktivis lingkungan serta seluruh masyarakat di daerah ini harus bahu membahu, baik dalam memberikan pemikiran maupun dukungan dana untuk bisa mewujudkan terciptanya sebuah kawasan taman nasional yang bisa dinikmati oleh anak cucu kita di masa datang. Semoga…

Selasa, 16 November 2010

Fires in Amazon cancel part of the Emission Reduction and Conservation Program

One of the key architectural components discussed in Copenhagen on December 2009 was the development of a framework for reducing emissions from deforestation and forest degradation (REDD) and promoting conservation, sustainable management of forests and enhancement of forest carbon stocks (REDD+) in developing countries.

The REDD Programme is the United Nations Collaborative initiative on Reducing Emissions from Deforestation and forest Degradation (REDD) in developing countries.


Now, a new research, led by the University of Exeter and published on June 4, in Science, found that an increase in fires in the Brazilian Amazon, risks cancelling part of the carbon savings achieved by UN measures to reduce greenhouse gas emissions from deforestation and degradation.

Analysing satellite deforestation and fire data to understand the influence of REDD policy on fire patterns in Amazonia, the researchers found that fire occurrence rates in the Amazon have increased in 59% of areas that have reduced deforestation.

Fires in the Amazon are normally caused by humans. Brazilian farmers are using “slash and burn” methods to create new fields from forests or clear new growth from fields. The researchers say that the benefits of deforestation will be partially negated if a sustainable fire-free land-management of deforested areas is not adopted in the UN-REDD programme.